Runing Text

--- > Tahun Baru Hijriah 1437 H Gerbang Menuju Perubahan Menjadi Insan Yang Lebih Amanah dan Beriman...Buat Perubahan Agar Indonesia Bisa Lebih Baik <---

19 November 2013

Belajar Berbaik Sangka

Ada sebuah rumah kecil berdinding kardus beratapkan terpal. Di depannya banyak sekali barang-barang bekas yang telah di ikat menjadi satu sesuai dengan jenisnya. Disana ada satu keluarga terdiri dari suami dan istri serta seorang anak perempuan yang duduk di sekolah dasar kelas 3. Semua orang pasti akan tahu bahwa itu adalah rumah pengumpul barang bekas atau pemulung.

Disebelah rumah kardus tersebut terdapat sebuah rumah kos yang besar milik seorang wanita muda. Dia adalah seorang wanita karier dengan banyak usaha.
Pada suatu malam, daerah tersebut mengalami pemadaman listrik. Dalam kondisi gelap gulita, sang wanita pemilik kos mencari-cari lilin dengan menggunakan cahaya dari HP nya. Tengah sibuk mencari lilin, terdengar olehnya ketukan pintu rumahnya. Ketika dibuka ternyata anak kecil pemulung sebelah rumah.
"Ada apa dik?" tanya wanita tersebut.
"Tante punya lilin gak?" tanya anak tersebut
Dalam batin wanita itu, anak ini pasti mau minta lilin. Kalau nanti dikasih pasti akan minta-minta lagi.
"Wah, kebetulan tante gak punya. Ini masih mau beli dulu"
"Tadi ibu bilang kalau tante gak punya kami ada dua. Satu untuk tante, satu untuk kami"
Masya Allah ternyata si wanita tadi telah berburuk sangka kepada keluarga anak kecil tersebut. Yang dipikirkan dan dikhawatirkan ternyata tidak terbukti. Si wanita tersebut lalu bersimpuh di kaki anak tersebut dan meminta maaf atas prasangkanya yang buruk terhadap anak itu.

Saudaraku, hari ini kita coba belajar hal kecil yang tidak pernah terpikirkan oleh kita. Belajar berbaik sangka terhadap orang lain. Berbaik sangka kepada Allah, bahwa semua yang diberikan Allah tidaklah sia-sia.
Kita sebagai manusia ciptaan-Nya adalah makhluk yang selalu melakukan kesalahan. Untuk itu selalu minta ampunan atas segala kesalahan agar kita terhindar dari azab Allah yang Maha Pedih.