Runing Text

--- > Tahun Baru Hijriah 1437 H Gerbang Menuju Perubahan Menjadi Insan Yang Lebih Amanah dan Beriman...Buat Perubahan Agar Indonesia Bisa Lebih Baik <---

04 Mei 2012

Saatnya Bersyukur

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.
Salam sejahtera.
Saya kembali setelah banyaknya aktifitas kerja yang menyita waktu dan tenaga sehingga blog ini pun terbengkalai. Selama ini banyak sekali kejadian dan permasalahan yang hendak saya tuangkan ke dalam blog ini, namun sayang belum sempat saya tuangkan dalam blog ini.
Saat saya memulai mengisi blog ini, saya coba mengupas kejadian beberapa waktu lalu saat saya pergi ke tukang pangkas rambut. Saat itu kebetulan saya ingin mencukur rambut saya yang kata istri saya sudah mulai gondrong. Seperti biasa lah saya pergi ke tukang cukur langganan yang tak jauh dari rumah.
Waktu itu malam sekitar jam 9 an, rupanya banyak yang antri mencukur rambut. Mulai dari hanya merapikan hingga pangkas habis, dari anak-anak sampai dewasa. Malam itu lumayan ramai lah.
Sambil menunggu giliran, sambil ngobrol dengan tukang cukurnya yang doyan sekali bercerita. Mulai cerita tentang tentang model potongan, lalu tentang musik Iwan Fals, sampe ke cerita tentang agama.

Pas giliran saya cukur, si tukang cukur mulai bertanya kerja dimana dan kerja apa.  Setelah saya jawab apa adanya, si tukang cukur berkata.
"Alhamdulillah mas, sampeyan kerjanya dah enak. Sampeyan musti bersyukur biar dapat sedikit harus tetap bersyukur".
Seperti mendapatkan cambukan di hati saya, saya pun mulai menyimak apa yang diceritakannya.
"Jaman sekarang mas, biar dapat sedikit harus bersyukur dapat gede pun bersyukur. Klo gak Allah gak akan kasih lagi rejekinya ke kita."
Masya Allah...orang ini menyadarkan saya akan makna bersyukur. Selama ini saya selalu lupa akan bersyukur akan apa yang saya dapat saat ini. Bukan sebatas penghasilan berupa gaji dan bonus, tapi bersyukur akan nikmat yang ada dibadan kita ini. Mulai dari mendengar, melihat, merasakan, bergerak, dan lain-lain. Banyak sekali nikmat yang diberikan Allah kepada kita tapi kita belum sadar bahwa itu adalah sesuatu yang sangat berguna bagi kita.
Seperti dicontohkan oleh si tukang cukur, "kalo kita gak mau bersyukur coba aja pasti Allah akan mengurangi bahkan mengambil nikmat itu. Contoh sederhananya mas, itu hidung. Bayangin aja mas klo kita gak punya hidung gmana mo nyium yang sedap-sedap."
Perkataan yang jenaka namun cukup mengena. Tetapi benar adanya apabila kita pandai bersyukur dengan nikmat Allah ini, maka Allah akan menambahkan nikmat-Nya. Namun apabila kita tidak bersyukur, tunggu saja nikmat itu akan dikurangi atau bahkan diambil dari kita. Nauzubillah...
Cerita singkat saya diatas, menjadi renungan kita bersama bahwa kita harus selalu bersyukur akan keadaaan dan kondisi yang kita alami. Rasa syukur kita ungkapkan dengan mencari rejeki yang halal dan menggunakan seluruh anggota badan kita untuk ibadah kepada Allah.
Semoga kita bisa menjadi umat yang pandai beryukur, sehingga Allah akan selalu melimpahkan nikmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin.